Meja Berdiri: Apakah Masih Populer?

Jan 15, 2022 Tinggalkan pesan

Meja Berdiri: Apakah Masih Populer?


Meskipun konsep berdiri untuk pekerjaan meja bukanlah hal baru (bahkan Leonardo da Vinci dikatakan telah menciptakan mahakarya Renaisansnya dengan meja berdiri), banyak orang masih bertanya-tanya apakah meja berdiri itu sepadan. Apakah mereka benar-benar mengubah perasaan dan kinerja kita di tempat kerja, atau hanya gimmick?

站在办公桌前微笑的女人

1. Anda harus berdiri sepanjang hari

Fans of The American Office may remember the scene where Dwight used a standing desk to literally elevate himself, in his view, symbolically above his colleagues. "Imagine a guy doing something heroic," he said in defense of his new workstation. Now, is he sitting or standing?" The joke quickly turned to Dwight when he publicly declared his status Higher up, he stubbornly refused to be seen sitting at all times—even during his lunch break. Well, really tired, he ended up—but not at all convincing—hiding a cane in one of his pant legs so he could rest while still looking upright: a decision that ultimately led to his (literally) out of favor.


The lesson here? Don't take standing desks too literally (and try not to be your office Dwight). The healthiest way to use it is to move regularly between sitting and standing positions.


Duduk dalam waktu lama dapat memperlambat metabolisme, mengurangi kemampuan mengatur gula darah dan tekanan darah, dan memetabolisme lemak, yang dapat menyebabkan melemahnya otot dan tulang, yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal yang mendasarinya.


Berdiri terlalu lama dapat menyebabkan darah menggenang di kaki, meningkatkan tekanan vena, dan akhirnya menyebabkan masalah kardiovaskular.


Daripada berdiam diri di satu tempat sepanjang hari dan akhirnya lelah, cobalah duduk selama 20 menit, berdiri selama 8 menit, dan bergerak selama 2 menit setiap setengah jam.


2. Meja berdiri adalah gimmick yang mahal

Gimmick products look appealing but are largely useless. The health and wellness industry is full of gimmicks, but sit-stand desks are not one of them. First and foremost, every computer user needs a desk, and even if you don't like sit-to-stand work eventually, your standing desk can still be used as a sit-stand desk - at least you always have the option to stand, if fancy straps you.


Kedua, meja duduk-berdiri kami dibuat agar tahan lama. Beberapa produk digunakan sampai kesegarannya hilang dan kemudian dibuang. Meja duduk-berdiri kami dirancang untuk penggunaan sehari-hari selama bertahun-tahun.


3. They won't do anything for your health

Indeed, swapping some sitting time for standing time is unlikely to result in significant weight loss or muscle gain. If that's your goal, you'd better start an exercise program and evaluate your diet. Your desk is not exercise equipment. It's a healthy tool.


With the freedom to move between sitting and standing positions, you're less likely to get stuck in a sedentary position for long periods of time. Staying in one place for too long -- especially sitting -- can lead to aches, pains, fatigue, and reduced productivity. Sitting for too long can affect your breathing and circulation, so the simple act of standing up, activating your leg and core muscles, and raising your heart rate slightly should help oxygenate and rejuvenate your body.



Popularitas meja berdiri sedang meningkat

Terlepas dari mitos dan kesalahpahaman, meja berdiri sangat diminati. Apalagi sejak pandemi. Dalam 12 bulan terakhir, pencarian meja berdiri di Inggris telah meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun lalu.


Mengapa meja berdiri begitu populer saat ini?

Popularitas meja duduk-berdiri sedang meningkat karena sejumlah alasan, termasuk:


Pekerjaan campuran adalah hal normal yang baru, dan orang-orang yang bekerja dari rumah mengendalikan kesehatan dan kesejahteraan-tempat kerja mereka. Dengan sedikit ruang untuk menjelajah, bekerja sambil berdiri adalah cara yang bagus untuk tetap aktif dan berenergi.

Semakin banyak penelitian menyoroti risiko perilaku menetap.

Orang-orang mencatat manfaat kesehatan fisik dan mental dari meja berdiri.

Meningkatnya minat menciptakan efek domino: meningkatnya frekuensi duduk-meja berdiri di foto-foto pengaturan WFH di kantor dan di media sosial yang patut ditiru telah membuat orang lebih bersedia untuk mencobanya.

Ada lebih banyak opsi-dengan harga lebih rendah di pasaran, dari konverter duduk-ke-berdiri hingga meja elektrik ukuran-penuh.

Apa manfaat meja berdiri?

wanita tersenyum berdiri di meja


Apa manfaat meja berdiri bagi Anda? Setelah beberapa minggu penggunaan, Anda mungkin melihat berbagai manfaat meja duduk-berdiri, termasuk:


Tingkatkan sedikit tingkat aktivitas harian Anda: Berdiri dan duduk mungkin tidak tampak banyak, tetapi transisi ini mengaktifkan otot kaki dan inti Anda, sedikit meningkatkan detak jantung Anda dan meningkatkan pembakaran kalori.

Meringankan-ketegangan yang terpendam: Anda mungkin tidak menyadari bahwa tubuh Anda tegang, tetapi perasaan stres dapat menyebabkan otot Anda berkontraksi (refleks melawan), yang dapat menyebabkan cedera seiring waktu. Memindahkan pose secara teratur memungkinkan Anda untuk memahami tubuh Anda dan memberi Anda kesempatan untuk menyingkirkan area yang tegang.

Feeling more confident: When Dwight claims his status is higher, he's not 100 percent wrong. A theory published in the journal Psychological Science suggests that certain strength poses, including standing, can help reduce stress hormones and increase self-confidence and vitality. So if you're in a tough situation at work and you need to gather courage, try to stand up.

Tingkatkan kinerja kerja Anda: Penelitian menunjukkan bahwa beralih ke meja-berdiri dapat membantu meningkatkan-pengambilan keputusan,-pemecahan masalah, akurasi, dan kreativitas.